Select Page

Siapa yang doyan makan kue? pasti banyak dong. Gimana kalau kita bikin kue dari oreo? Penasaran? simak resep kue oreo yang enak, lembut dan mudah dibuat.

Oreo

Oreo merupakan nama dagang dari sejenis biskuit yang diproduksi oleh Nabisco, oreo dibuat pertama kali pada tahun 1912. Struktur oreo terdiri dari dua biskuit coklat dengan krim putih di tengahnya. Cara populer untuk menikmati Oreo adalah dengan mencelupkannya ke dalam susu.

Selain untuk cemilan menemani susu, oreo juga digunakan untuk bahan baku untuk makanan lain, misalnya milkshake dan es krim. Untuk wilayah Indonesia, Oreo diproduksi oleh PT. Mondelēz Indonesia Manufacturing (dahulu PT. Nabisco Indonesia sebelum tahun 2008 dan PT. Kraft Indonesia sebelum tahun 2013) di Bekasi, Indonesia.

Fakta Unik Oreo

1. Pada tahun 1912 Oreo Menjadi Kue Terlaris Di Amerika Serikat

Pada tahun 1912 silam di awal kemunculannya Oreo telah mendominasi industri kue di Amerika Serikat. Pabrik kue sandwich renyah ini berhasil menjual lebih dari 450 miliar Oreo ke seluruh kawasan Negeri Paman Sam pada tahun pertamanya produksi.

2. Tidak Ada Yang Mengetahui Asal Nama ‘Oreo’

Walaupun oreo telah dikenal sejak tahun 1912, nyatanya hingga sekarang belum ada yang tahu asal mula nama Oreo itu sendiri. Namun, ada beberapa desas-desus yang mengungkapkan bahwa nama Oreo berasal dari kata ‘or’ atau emas dan ‘re’ yang artinya cream dalam bahasa Prancis, lalu dikombinasikan dengan huruf ‘o’ di bagian belakangnya.

3. Ada ‘Jalan Oreo’ di New York

Kepopuleran Oreo memang tidak bisa diragukan lagi. Setelah mendapat gelar biskuit terlaris di Amerika Serikat, kue sandwich tersebut diabadikan sebagai sebuah nama jalan di New York. Ya, pada tahun 1898 lalu, beberapa perusahaan kue berkumpul dan berencana menciptakan sebuah Perusahaan Biskuit Nasional, atau lebih dikenal sebagai Nabisco.

Perusahaan tersebut kemudian didirikan di Chelsea Market Building, New York yang juga merupakan tempat dimana Oreo lahir. Dengan begitu 15th Street di Ninth Avenue secara resmi disebut “Oreo Way.”

4. Dulu Terbuat Dari Lemak Babi Namun Diganti Dengan Minyak Nabati Pada Tahun 90-an

Saat awal didirikan, Oreo menggunakan lemak babi sebagai bahan utama pembuatan biskuitnya. Namun pada tahun 90-an, Nabisco memutuskan untuk beralih menggunakan minyak nabati.

5. Oreo Merupakan Produk Tiruan

Diklaim bukan merupakan produk original. Oreo sering disebut-sebut plagiat dari sebuah kukis bernama Hydrox yang telah muncul 4 tahun sebelum Oreo didirikan. Namun hingga detik ini rumor tersebut belum pernah terbukti kebenarannya.

6. Antara Pria Dan Wanita Memiliki Cara Menyantap Oreo Yang Berbeda

Tanpa kita sadari, pria dan wanita rupanya memiliki kebiasaan memakan Oreo dengan cara yang berbeda-beda. Menurut sebuah penelitian, 84 persen pria mengonsumsi Oreo utuh, sementara 41 persen wanita selalu memutar kue sandwich tersebut sesaat sebelum melahapnya.

7. Nama Oreo Sempat Berubah

Oreo telah melewati berbagai krisis identitas pada puluhan tahun silam. Pada tahun 1912 silam, Nabisco melabeli produk kue sandwich miliknya dengan nama ‘Oreo Biscuit’. Namun, pada tahun 1921, nama tersebut berubah menjadi ‘Oreo Sandwich’, dan kembali mengalami perubahan menjadi ‘Oreo Creme Sandwich’ pada tahun 1937.

Dan di tahun 1974, Nabisco pun mengukuhkan nama produk andalannya menjadi ‘Oreo Chocolate Sandwich Cookie’.

8. Oreo Bisa Dikonsumsi Oleh Vegetarian

Berbeda dengan produk biskuit ber-krim susu lainnya. Kue sandwich Oreo nyatanya dapat dikonsumsi oleh vegetarian. Jadi, bagi kamu yang menjalani gaya hidup sehat tentunya sudah tak perlu khawatir lagi untuk mengonsumsi kudapan manis ini.

9. Oreo Tersebar Di Lebih Dari 100 Negara

Menjadi salah satu biskuit terfavorit penduduk di dunia, tak heran kamu akan dengan mudah menemukan biskuit dengan krim putih di dalamnya ini di lebih dari 100 negara. Dan pada umunya setiap negara memiliki variasi produk Oreo yang berbeda-beda.

Kesalahan Saat Pembuatan Kue

1. Bahan Terlalu Dingin

Sebuah kesalahan yangs sering dilakukan yaitu menggunakan mentega dan telur yang baru saja dikeluarkan dari dalam kulkas. Menggunakan mentega dan telur dingin akan lebih sulit dikocok untuk menghasilkan kue yang baik. Oleh karena itu, diamkan sebentar mentega dan telur yang baru saja keluar dari dalam kulkas hingga suhu ruangan. Barulah mentega dan telur bisa diolah.

2. Salah Menggunakan Bahan Pengembang

Bahan pengembang yang sering digunakan saat membuat kue adalah baking powder, baking soda, dan self-raising flour . Saat menggunakan self-raising flour, pastikan menggunakan takaran yang sesuai dengan resep. Gunakan baking powder dan baking soda yang masih segar.

Untuk mengetahui baking powder/baking soda masih segar atau tidak, cukup tuang sedikit dalam air panas. Jika terjadi reaksi gelembung udara, berarti baking powder/baking soda masih bisa digunakan.

3. Salah Mengocok Adonan

Ikuti tuntunan resep, jika dalam resep tertulis mengocok mentega dan gula terlebih dahulu, maka kocok hingga campuran tersebut benar-benar halus. Namun ada juga beberapa resep yang mengocok telur dan gula terlebih dahulu. Yang perlu diperhatikan saat mengocok adonan jangan terlalu lama atau terlalu sebentar. Samakan durasi pengocokan yang sama dengan di dalam resep.

4. Loyang Terlalu Besar

Biasanya dalam resep tertulis jumlah loyang resep yang dihasilkan dan ukuran loyang yang digunakan. Gunakanlah ukuran loyang yang sesuai dengan resep. Namun jika menggunakan ukuran loyang yang berbeda, sesuaikan suhu oven dan lama waktu pemanggangan kue. Ukuran loyang yang berbeda tentuk membutuhkan suhu dan lama pemanggangan yang berbeda.

5. Oven Kurang Panas

Ketika adonan akan dipanggang, pastikan oven sudah cukup panas dan suhu yang digunakan tepat. Dan juga, jangan terlalu sering membuka dan menutup oven selama proses pemanggangan. Hal tersebut dilakukan agar suhu di dalam oven tetap stabil dan kue dapat mengembang dengan sempurna.

Kue

Kue

Kue merupakan kudapan atau makanan ringan yang bukan makanan utama. Biasanya kue bercita rasa manis atau ada pula yang gurih dan asin. Seringkali kue diartikan sebagai makanan ringan yang dibuat dari adonan tepung, Baik tepung beras, tepung sagu, tapioka, ataupun terigu. Pada umunya kue tradisional Nusantara lazim ditemukan di Indonesia, Malaysia, Singapura, serta Belanda melalui hubungan sejarahnya dengan Indonesia.

Kata “kue” berasal dari Bahasa Hokkian: koé, hal ini membuktikkan seni memasak Tionghoa berpengaruh di Nusantara, beberapa kue memang menunjukkan asal mulanya dari China seperti kue bakpia. Kebanyakan kue basah adalah kue tradisional Nusantara,

Proses pembuatan kue dapat dimasak dengan cara dikukus, dipanggang, atau digoreng. Berdasarkan kadar airnya kue di Indonesia biasanya dikategorikan sebagai berikut kue basah dan kue kering.

Jenis – Jenis Kue

1. Kue Basah

Kue basah merupakan makanan kecil yang biasanya dijadikan sebagai alternatif camilan. Biasanya kue basah disantap di pagi atau sore hari. Pada umumnya tekstur kue basah empuk, lembut, dan tidak dapat bertahan lama (hanya bertahan beberapa hari).

Biasanya terbuat dari tepung terigu, sagu, gula, bahkan ada yang berbahan santan atau ketan, sehingga lekas basi. Proses pembuatan kue basah biasanya dimasak dengan cara dikukus, direbus, atau digoreng. Kue tradisional Nusantara kebanyakan adalah kue basah, dan umumnya dapat ditemui di pasar tradisional di Indonesia.

Beberapa contoh kue basah yaitu Kue agar-agar busa, kue ali agrem (kue cincin), kue apem, kue bantal, kue bagea kenari, kue bakpia, kue bika ambon, kue bolen, kue bolu kukus , kue brownies, kue bugis.

2. Kue Kering

Kue kering merupakan kue dengan kadar air yang minimal, sehingga jenis kue ini dapat tahan disimpan lebih lama daripada kue basah. Biasanya kue kering bertekstur keras tetapi renyah karena dibuat dengan cara di oven. Daya tahan yang dimiliki kue kering mampu bertahan cukup lama.

Bahan yang umum digunakan utuk pembuatan kue kering di antaranya tepung beras, tepung ketan, terigu, ataupun sagu. Kue kering sering disebut sebagai kue yang dipanggang mirip seperti kukis. Kue kering biasanya populer disajikan pada saat perayaan Lebaran atau Natal.

Beberapa contoh kue kering yaitu kue akar kelapa, kue bangkit, kue bola keju, kue kering, kue durian renyah, kue jahe, kue keju suiker, kue lidah kucing, kue nastar.

Beberapa Kue Khas Berbagai Negara

1. Black Forest

Mungkin jarang yang tahu bahwa black forest atau schwarzwalder kirschtorte yang terdiri dari lapisan bolu cokelat dan whipped cream serta buah ceri ini merupakan cake asli Jerman. Nama black forest diambil dari sebuah daerah yang terkenal dengan sari ceri campur minuman alkohol yang merupakan komposisi khusus dalam membuat black forest.

2. Croquembouche

Kue tradisional yang merupakan hidangan penutup asal menara Eiffel berada ini berasal dari bahasa Prancis croque en bouche ini mempunyai makna ‘renyah di mulut’. Dalam penyajiannya, kue ini ditempel pada cokelat berbentuk kerucut dan diikat oleh benang karamel dan dihias oleh almond, bunga, maupun pita. Croquembouche biasa disajikan saat Natal dan acara pembaptisan.

3. Yokan

Ini merupakan hidangan penutup khas Jepang berupa puding tebal yang terbuat dari pasta kacang merah, agar-agar, dan gula. Jika ingin menambah kelezatan kue Yokan, biasanya berisi cincangan chestnut, buah ara, dan ubi manis serta dapat ditambahkan madu atau gula merah sebagai pemanis. Puding lezat ini biasanya dijual dalam bentuk blok dan dinikmati dalam keadaan dingin saat musim panas.

3. Angel Food Cake

Kue spons yang berasal dari Amerika Utara ini sudah popular sejak abad ke-19. Dinamakan Angel Food atau ‘hidangan malaikat’ karena teksturnya yang halus dan lembut seperti gambaran seorang malaikat.Sebutan Angel Food Cake ini merupakan versi lain dari kue terkenal lainnya yang dinamakan Devil’s Cake karena terbuat dari mentega, sedangkan Devil’s Cake terbuat dari cokelat pekat.

Kue ini dahulu dibuat oleh orang Amerika keturunan Afrika sebagai makanan wajab saat acara pasca pemakaman.

4. Tiramisu

Tiramisu merupakan kue dari bahasa Italia yang berarti ‘Pilihlah Aku’ ,salah satu kue yang terkenal di dunia. Terbuat dari campuran kopi, whipped cream, kuning telur, dan dibumbui dengan bubuk cokelat ini merupakan kue yang banyak difavoritkan.

Secara harfiah arti dari nama Tiramisu sendiri dapat diartikan sebagai ‘buatlah aku bahagia’ ini dikarenakan bahan bakunya yang terdiri dari espresso dan bubuk cokelat yang dapat membuat orang senang karena rasanya yang enak.

Resep Kue Oreo

Resep Kue Oreo

1. Resep Kue Oreo Tanpa Oven

Bahan – bahan :

  • 2-3 bungkus biskuit Oreo
  • 5 bungkus marshmallow atau sekitar 2 mangkuk penuh
  • 4 sdm mentega

Cara Membuat Resep Kue Oreo:

  1. Hancurkan biskuit oreo hingga menjadi remah-remah atau cukup halus.
  2. Kemudian lelehkan marshmallow dan mentega dalam microwave selama kurang lebih 2 menit.
  3. Masukkan oreo yang sudah dihancurkan ke dalam mangkuk marsmallow yang sudah leleh. Selagi panas, aduk hingga tercampur rata.
  4. Tuang ke dalam loyang yang sudah dilapisi alumunium foil atau plastik. Biarkan hingga 10 menit atau sampai cukup mengeras.

2. Resep Kue Oreo Tanah

Bahan – bahan :

  • 1 bungkus Oreo
  • 2 bungkus instan puding cokelat
  • 4 cangkir susu
  • 200 g cream cheese
  • ¼ cangkir butter/mentega
  • 1 cangkir gula bubuk
  • 200 g whipp cream padat
  • Permen jelly berbentuk cacing

Cara Membuat Resep Kue Oreo Tanah :

  1. Hancurkan biskuit Oreo hingga menjadi remah-remah halus menggunakan food processor atau manual, sisihkan.
  2. Dalam mangkuk besar, kocok kedua bungkus puding instan dengan susu selama sekitar 2 menit.
  3. Diamkan selama 5 menit.
  4. Selanjutnya mixer cream cheese dan mentega pada kecepatan sedang sampai ringan dan halus, sekitar 3 menit. Kurangi kecepatan, tambahkan gula bubuk, kemudian secara bertahap tingkatkan kecepatan kembali ke sedang sampai tekstur halus tercapai.
  5. Menggunakan spatula karet, tuang campuran krim keju ke dalam puding coklat, campurkan juga whipp cream, aduk hingga rata.
  6. Sajikan dalam wadah sesuai selera, lengkapi dengan permen jali cacing di atasnya.
  7. Sajian unik inipun siap dihidangkan untuk anak Anda.

3. Resep Kue Oreo  Greentea

Bahan – bahan :

  • 100 gram margarin
  • 50 gram mentega tawar
  • 1/4 sendok teh garam
  • 50 gram gula tepung
  • 1 kuning telur
  • 200 gram tepung terigu protein rendah
  • 15 gram maizena
  • 25 gram susu bubuk
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • Greentea bubuk 1 sdm

Topping :

  • 150 gram white cooking chocolate, lelehkan
  • 5 keping Oreo tanpa krim, dihaluskan

Cara Membuat Resep Kue Oreo Greentea :

  1. Kocok margarin, mentega tawar, garam, dan gula tepung 2 menit sampai lembut.
  2. Tambahkan kuning telur.Kocok rata.
  3. Masukkan tepung terigu, maizena, susu bubuk, baking powder, dan greentea bubuk sambil diayak dan diaduk rata.
  4. Giling tipis adonan.
  5. Cetak bentuk setengah lingkaran.
  6. Letakkan di atas loyang yang dioles tipis margarin.
  7. Masukkan oven dengan api bawah suhu 140 derajat Celcius 35 menit sampai matang.
  8. Celup sebagian atas kue ke dalam white cooking chocolate.
  9. Taburkan Oreo.

 4.  Resep Kue Oreo Cheese

Bahan-bahan:

  • 250 Ml susu full cream
  • 75 Gram keju parut
  • 3 Sdm gula pasir
  • 2 Sdm SKM
  • 2 Sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
  • 1 Bungkus oreo, buang creamnya, hancurkan

Cara Membuat Kue Oreo Cheese :

  1. Campurkan susu cair, SKM, keju parut, gula pasir, aduk-aduk dengan api kecil.
  2. Tambahkan maizena yang sudah dilarutkan dengan sedikit air, aduk terus sampai adonan masak meletup-letup.
  3. Kemudian angkat dan biarkan agak dingin.
  4. Lalu tuang ke dalam wadah / jar secara bergantian (selang seling) sampai habis.
  5. Taruh di dalam kulkas selama 2 jam.
  6. Sajikan dingin akan lebih nikmat

5. Resep Kue Oreo Fanta

Bahan-Bahan:

  • Biskuit Oreo hitam krim vanilla 14 keping (bisa juga menggunakan biscuit Oreo krim Cokelat)
  • Fanta Merah/Hijau/Orange, jika tidak suka Fanta bisa juga diganti dengan Sprite 120 mL (setara dengan 15 sendok makan)

Topping :

  • keju,
  • Cokelat,
  • kacang,
  • almond,
  • nutella, dll

Cara Membuat Kue Oreo Fanta

  1. Haluskan seluruh biskuit Oreo, mulai dari bagian biskuit hingga krim putihnya.
  2. Masukkan bubuk Oreo tersebut ke dalam wadah terpisah
  3. Tuangkan Fanta ke dalam wadah Oreo.
  4. Kemudian aduk rata
  5. Aduk perlahan, agar soda tetap ada dan digunakan sebagai pengembang alami.
  6. Siapkan wadah cetakan, dan olesi dengan margarine agar tidak lengket
  7. Masukkan adonan Oreo ke dalam cetakan, lalu kukus kurang lebih 20-30 menit.
  8. Cek kembali adonan.
  9. Gunakan tusuk gigi untuk mengecek kematangan cake
  10. Setelah matang, angkat dan sajikan dengan tambahan topping sesuai selera

Nah seperti itulah ulasan mengenai resep kue oreo. Jangan lupa dicoba dirumah ya dan dishare resepnya ke teman, saudara, keluarga mu. Selamat mencoba..

× Whatsapp Kami!