Select Page

Seperti cara membuat sosis sapi yang dalam bahasa latinnnya adalah “salsus” yang artinya adalah diawetkan. menurut catatan sejarah, yaitu dokumen yunani 500 SM, bangsa sumaria (Irak) sekitar 300 SM, adalah bangsa yang pertama kali membuat sosis.

Mereka mempunyai ide cara membuat sosis sapi ini dikarenakan untuk mempersiapkan masa paceklik dan musim dingin yang berkepanjangan, maka dari itu makanan berlebih terutama daging yang mereka punya bisa diawetkan. Dengan pemikiran seperti itulah maka sosis yang notabene makanan siap saji ini tercipta.

Ternyata orang yunani kuno pun juga sudah mengenal cara membuat sosis sapi, walaupun waktu itu bukan sosis, tapi orya, dari kisah odyssey karangan homerus yang hidup 29 atau 28 abad yang laluorang yunani yang kemudian dikalahkan orang romawi bangsa penakluk ini pun sangan menyukai sosis. mereka menyebutnya salsus (artinya di asin) dari itulah asalnya kata sausage dalam bahasa inggris saucijs dalam bahasa belanda.

Untuk dapat menghindari hal ini, seaiknya kita membuat sosis sendiri. Selain akan menambah wawasan dalam hal memasak, tentu akan lebih terjamin kebersihan akan bahan yang dipergunakan pada pembuatan sosis. Sosis ala homemade sekarang tengah banyak digandrungi ibu rumah tangga, sebab mereka lebih memperhatikan akan kesehatan serta kadar gizi dari sepotong sosis lezat.

Bagi kita yang tertarik untuk membuat sosis dirumah, kita tak perlu khawatir. kita dapat mempraktikkannya sendiri dirumah dengan cara dan bahan yang cukup mudah untuk kita dapatkan. Berikut ini langkah yang dapat kita coba sebagai cara membuat sosis.

Cara Membuat Sosis Sapi

sapi sosis

Bahan Bahan Cara Membuat Sosis Sapi :

  • 600 gr daging sapi yang digiling
  • 100 ml minyak nabati
  • 3 sdm tepung tapioka
  • 150 gr es serut
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam secukupnya
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdm bawang putih cincang
  • 1/2 sdt ketumbar bubuk
  • 1 butir putih telur
  • Penyedap rasa secukupnya, sesuai selera

Cara Membuat Sosis Sapi :

  1. Campur daging sapi yang digiling, dengan garam beserta sebagian es serut dalam food processor (apabila Anda tidak memiliki food processor bisa menggantinya dengan menggunakan chopper blender)
  2. Aduk dengan kecepatan sedang sampai seluruhnya tercampur rata, dan tambah kecepatan lebih tinggi
  3. Masukkan minyak nabati dan aduk dengan kecepatan sedang
  4. Masukkan seluruh bumbu, sisa es serut dan putih telur, serta tepung tapioka, dan aduk rata semua adonan
  5. Setelah seluruh adonan tercampur dengan rata, pindahkan adonan ke dalam wadah baskom
  6. Siapkanlah casing untuk sosis
  7. Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga dan semprotkan dalam casing sosis sampai seluruh casing terisi adonan
  8. Ikatlah bagian ujung casing adonan menggunakan benang. Lakukan cara ini sampai adonan habis
  9. Rebus sosis di air panas (tidak sampai mendidih). Biarkan 15-20 menit sampai matang dengan rata
  10. Angkat dan celupkan dalam air dingin. Tiriskan kemudian lepaskan ikatan benang. Tunggulah sosis sampai dingin
  11. Masukkan sosis ke dalam wadah yang tertutup dan simpan dalam freezer agar bisa dikonsumsi kemudian hari

Untuk daging sapi giling Anda bisa menggantinya dengan daging ayam, maupun seafood, sesuai selera kita. Apabila kita tidak mempunyai casing sosis, maka casing sosis dapat kita ganti dengan plastik es lilin. kita pun juga dapat menambah bumbu lain seperti blackpaper. Itulah cara membuat sosis sapi yang enak.

Manfaat Sosis Sapi Bagi Kesehatan

1. Mengurangi Depresi

depresi

Depresi merupakan gangguan suasana hati (mood) yang ditandai dengan perasaan sedih yang mendalam dan rasa tidak peduli. Semua orang pasti pernah merasa sedih atau murung sesekali, hal tersebut normal. Namun seseorang dinyatakan mengalami depresi, jika sudah 2 minggu merasa sedih, putus harapan, atau tidak berharga.

Kondisi ini bisa menyebabkan efek yang lebih buruk pada penderitanya, yaitu produktivitas kerja menurun, hubungan sosial terganggu, hingga keinginan untuk bunuh diri.

Khasiat sosis daging yang pertama bisa membantu kita di dalam mengurangi depresi. Makanan ini akan semakin di butuhkan pada trismeter akhir untuk mencegah depresi karena kelelahan atau kondisi kehamilan yang semakin berat. Hal ini di sebabkann karena sepanjang kehamilan tubuh ibu hamil membutuhkan nutrisi yang sangat penting.

2. Protein Untuk Pembentukan Janin

Sosis daging memiliki kandungan senyawa protein yang sangat baik bagi ibu hamail, karena untuk membantu membangun pertumbuhan berbagai jenis organ seperti sistem pernafasan, otak, tulang, otot, sistem pembentukan tubuh. Sehingga selama kehamilan akan menbatu ibu hamil bisa memilki bayi sehat dan tidak kekurangan nutrisi.

3. Mendukung Metabolisme Tubuh

Proses metabolisme sangat membutuhkan dukungan yang kuat dari sosis daging. Metabolisme akan membentuk tubuh yang sehat karena semua proses pencernaan. Penyerapan nutrisi dan pengolahan berbagai zat yang masuk keorgan tubuh bisa di lakukan dengan baik. Kemudian, metabolisme juga akan mendukung proses fisiologis sehingga tubuh bisa menjadi lebih kuat.

4. Untuk Pemeliharaan Sel Tubuh

Sosis daging sangat penting untuk memlihara sel tubuh yang sehat. Hal ini di sebabkan karena makanan ini bisa menjadi asupan yang sangat baik untuk memproduksi dan menggantikan sel-sel tubuh yang sudah mati. Dengan adanya makanan ini yang cukup maka tubuh bisa tetap sehat sepanjang masa.

5. Menghasilkan Tenaga

Kandungan yang ada di dalam makanan ini menjadi zat yang baik untuk tubuh yang terutama bisa untuk membantu pembentukan tenaga. Berbagai jenis makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak diperlukan tubuh sebagi cadangan energi.

6. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Sistem imunitas atau daya tahan tubuh memiliki peran sangat penting dalam menjaga kesehatan. Imunitas didalam tubuh harus dijaga dengan baik agar tidak mudah terserang penyakit.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imunitas didalam tubuh. Termasuk menerapkan pola hidup sehat, menghindari stres, hingga mengonsumsi suplemen agar sistem kekebalan tubuh tetap prima.

Sosis daging juga memiliki zat yang penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu sistem imunitas mendapakan dukungan dari berbagi jenis organ tubuh yang sehat. tubuh mampu melindungi dari serangan kuman, dan parasit. Selain itu makanan ini juga akan meningkatkan kemampuan sistem syaraf.

7. Kesehatan Kulit

kesehatan kulit1

Kulit indah dan sehat merupakan dambaan semua orang. Namun keinginan memiliki kulit indah ada rintangannya juga. Faktor lingkungan yang buruk juga dapat merusak kesehatan kulit, tentu saja selain faktor alami yaitu pertambahan usia. Seorang ahli kulit sehat menyatakan bahwa kulit indah dan sehat sejalan dengan kebiasaan perawatan kulit yang tepat dan alami setiap harinya.

Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh manusia dengan lapisan terluarnya yang dinamakan epidermis. Epidermis merupakan bagian  berperan penting dalam melindungi kulit dari faktor-faktor perusak di luar tubuh. Di balik epidermis juga terdapat lapisan dermis yang disebut juga sebagai lapisan tengah kulit.

Kandungan yang ada di dalam sosis danging sangat baik sekali untuk ibu hamil. karena ibu hamil sering banyak mengalami masalah yang berhubungan dengan kondisi kesehatan kulit. Oleh karena itu, makanan ini akan membantu ibu hamil agar memilki kulit yang elastis dan sehat yang bisa membantu ibu dalam menghadapi persalinan.

8. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Sosis daging ternyata juga sangat penting untuk memilahara kesehatan jantung. Makanan ini bisa membentuk perlindungan khusus bagi tubuh dengan menstabilkan kandungan kolesterol yang ada di dalam tubuh yang di dapatkan dari makanan.

Makanan ini bisa mengancam jenis kolesterol buruk yang bisa menyebabkan resiko penyakit jantung. Maka dari itu makanan ini penting untuk membuat kesehatan jantung anda menjadi lebih baik serta terhindar dari berbagai resiko penyakit jantung lainya.

9.  Energi

Bagi kita pekerja keras sangat baik sekali jika mengonsumsi sosis daging, karena kandungan yang ada di dalam makanan ini memiliki energi yang bisa membantu anda lebih kuat untuk melakukan aktifitas sehari-hari.

10. Kesehatan Rambut

Kita ingin memilki rambut kuat dan sehat, mudah sekali caranya. Hanya dengan mengonsumis sosis daging akan memiliki rambut sehat, dengan rambut sehat bisa terhindar dari kerontokan dan menjadikan anda lebih percaya diri. Hal ini di sebabkan karena makanan ini telah di percaya bahwa memilki peranan untuk meningkatakan kesehatan pada rambut.

Bahaya Terlalu Sering Makan Sosis

Pakar kesehatan Lindsey Pfau yang berasal dari Rise Up Nutrition menyebut makanan olahan seperti sosis memiliki kandungan bahan pengawet, perasa, dan bahan kimia lainnya yang bisa menyebabkan dampak kesehatan jika terlalu sering dikonsumsi.

Berikut merupakan beberapa dampak buruk terlalu sering makan sosis bagi kesehatan.

1. Kenaikan Berat Badan

kenaikan berat badan

Berat badan merupakan ukuran yang lazim atau sering dipakai untuk menilai keadaan suatu gizi manusia. Menurut Cipto Surono dalam Mabella 2000 : 10, mengatakan bahwa berat badan adalah ukuran tubuh dalam sisi beratnya yang ditimbang dalam keadaan berpakaian minimal tanpa perlengkapan apapun.

Berat badan diukur dengan menggunakan alat ukur berat badan dengan suatu satuan kilogram. Dengan mengetahui berat badan seseorang maka kita akan dapat jugamemperkirakan tingkat kesehatan atau gizi seseorang

Sebenarnya, pakar kesehatan masih memperdebatkan kaitan antara kebiasaan mengonsumsi makanan olahan dengan risiko terkena kenaikan berat badan atau obesitas.

Hanya saja, mengingat kandungan kalori dari sosis dan jenis-jenis daging olahan lainnya seperti nugget cukup tinggi, besar kemungkinan sering mengonsumsinya memang bisa menyebabkan dampak ini.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya pada Desember 2017 silam dalam jurnal berjudul Current Obesity Reports, dihasilkan fakta bahwa 80 persen dari seluruh studi yang ditinjau ulang menghasilkan fakta bahwa hobi mengonsumsi daging olahan seperti sosis bisa meningkatkan risiko terkena obesitas.

Bahkan, setiap hari mengonsumsinya juga bisa memicu sindrom metabolik, masalah kesehatan yang terkait dengan kolesterol tinggi, hipertensi, dan diabetes.

2. Bisa Memicu Peningkatan Tekanan Darah

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Ohio State University Wexner Medical Center, Amerika Serikat, dihasilkan fakta bahwa sosis dan berbagai jenis daging olahan seperti burger, kornet, dan nugget cenderung memiliki kandungan garam yang sangat tinggi.

Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika mengonsumsi garam terlalu banyak bisa meningkatkan tekanan darah dengan signifikan. Selain itu, kandungan serat yang terdapat di dalam sosis juga cenderung minim. Padahal, kita membutuhkan serat untuk mengendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol.

3. Bisa Meningkatkan Resiko Stroke

Stroke merupakan kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati.

Ketika sebagian area otak mati, bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik. Stroke merupakan keadaan darurat medis karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Penanganan yang cepat juga dapat meminimalkan kerusakan otak dan kemungkinan munculnya komplikasi.

Penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Stroke pada 2015 lalu menghasilkan fakta bahwa hobi mengonsumsi daging olahan seperti sosis bisa meningkatkan risiko stroke dengan signifikan. Sebagaimana hipertensi, hal ini terkait dengan tingginya kandungan sodium di dalamnya.

Selain itu, kandungan kalori yang tinggi dan rasanya yang kuat membuat kita tidak lagi berminat untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayur. Padahal, makanan-makanan sehat ini tinggi kandungan potasium yang bisa membantu mengendalikan tekanan darah.

Peningkatan tekanan darah yang melebihi batas aman bisa merusak pembuluh darah. Jika sampai pembuluh darah menuju otak pecah, maka akan menyebabkan stroke yang berpotensi memicu kecacatan atau bahkan menyebabkan kematian.

4. Bisa Memicu Penyakit Jantung

Hipertensi dan stroke juga terkait dengan masalah kardiovaskular layaknya penyakit jantung. Hal ini juga disebabkan oleh konsumsi sodium yang ada di dalam daging dan olahan seperti sosis. Selain itu, sosis juga cenderung tinggi kandungan lemak trans yang bisa menyebabkan kolesterol tinggi, salah satu faktor pemicu datangnya penyakit jantung.

Penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal pada 2019 lalu menghasilkan fakta bahwa setiap hari mengonsumsi daging olahan akan meningkatkan risiko penyakit jantung di usia produktif.

5. Bisa Meningkatkan Risiko Kanker

Kanker usus besar merupakan tumor ganas di usus besar. Gejala yang paling umum terkait dari kanker usus besar adalah buang air besar (BAB) berdarah. Penyakit ini sering kali berawal dari adanya tumor jinak yang disebut polip.

Hingga saat ini, penyebab kanker usus besar belum diketahui dengan jelas apa penyebabnya. Namun ada juga beberapa hal yang sudah diduga dapat menyebabkan meningkatkan risiko seseorang menderita kanker usus besar, antara lain tidak suka makan serat, jarang berolahraga, dan merokok.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Kolorektal

Tumbuhnya sel-sel secara abnormal adalah penyebab di balik semua kanker, termasuk kanker kolorektal. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan sel-sel tersebut berkembang secara tidak terkendali.

Meskipun penyebabnya belum diketahui secara jelas, ada beberapa faktor yang dapat memicu kanker kolorektal, yaitu:

  • Usia. Risiko kanker kolorektal akan meningkat seiring bertambahnya usia kita. Lebih dari 90% kasus kanker kolorektal ini dialami oleh seseorang berusia 50 tahun atau lebih.
  • Riwayat penyakit. Seseorang dengan riwayat penyakit kanker atau polip kolorektal lebih berisiko dan berbahaya sekali dan dapat terserang kanker kolorektal. Begitu juga seseorang dari keluarga yang pernah mengalami penyakit kanker atau polip kolorektal.
  • Penyakit genetik. Seseorang dengan penyakit yang diturunkan dari keluarga, seperti sindrom Lynch, sangat berisiko tinggi mengalami kanker kolorektal.
  • Radang usus. Kanker kolorektal berisiko tinggi menyerang penderita kolitis userlatif atau penyakit chron.
  • Gaya hidup. Kurang olahraga, kurang asupan serat dan buah-buahan, konsumsi minuman beralkohol, obesitas atau berat badan berlebih, dan merokok juga meningkatkan risiko kanker kolorektal.
  • Radioterapi. Paparan radiasi pada area perut juga meningkatkan risiko kanker kolorektal.
  • Diabetes.

Faktor Risiko yang Menyebabkan Terjadinya Kanker Kolorektal

Penyebab utama dari kanker kolorektal juga belum diketahui secara pasti, namun terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami pertumbuhan sel kanker kolorektal baik yang dapat diubah maupun tidak dapat diubah.

Faktor yang Dapat DiUbah

International Agency of Cancer Research (IARC) juga baru-baru ini memasukkan daging olahan seperti sosis sebagai makanan bersifat karsinogen. Makanan lain seperti daging yang diasinkan, daging asap, dan daging yang difermentasi juga bisa menyebabkan dampak yang sama.

Salah satu jenis kanker yang bisa muncul dari kebiasaan mengonsumsi sosis adalah kanker payudara yang sulit diobati dan memiliki potensi mematikan yang tinggi.

Sekian artikel cara membuat sosis sapi kali ini. Semoga resep ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Dan saya mengucapkan banyak terimakasih.

× Whatsapp Kami!